temaram malam menyapa rembulan
dan putung rokok menemani cerita seorang kakek
yang sedari tadi mengisi sepi
dengan asap-asapnya
angin membungkus kesetiaan kakek
jadi gema-gema di tiap sudut ruang itu
mengarungi masa
sampai akhirnya berhenti di tahun ke delapan belas
seekor merpati terbang
membawa semua tentang cinta
membingkainya dalam album berdebu
entah, masikah merpati itu tetap setia?
seteguk kopi menghentikan dongengnya
sesaat kakek menghisap rokoknya dalam-dalam
seakan menikmati kesetiaan itu
dan berlalu tanpa akhir cerita