Di sini kutemukan mayat-mayat mereka
yang telah mati tanpa menjalani kehidupan
terbunuh oleh asa
berserakan diantara lalu lalang siang
di tengah hujan dengan kesetiaannya
Tak dapat kumengerti
hatiku semakin terlarut
kalut,
menjadi awan-awan mendung
melihat wajah mereka
terbingkai oleh air hujan
semakin luruh
dan semakin menghilang
terbawa aliran air mata
Aku sendiri,
menyisir waktu
berharap kembali membuat kenangan
di Wonosari-Godean
sampai waktu juga mengajaku pulang