Trilogi: Sayap-sayap Awan

sayup terdengar
angin bertiup di antara daun-daun kamboja
menuntun waktu yang renta
ke atas awan-awan
yang semakin menghitam kelabu

namun,
aku mati sebelum ajal
melambaikan tangan
menunggu waktu itu
membawa sayap-sayap awan
mengajaku terbang kembali
ke istana langit
hingga aku benar-benar mati

sampai kapan angin tetap bertiup
meninggalkan hari usang?
sampai kapan awan terbang
dengan sayap-sayapnya?

angin bertiup di antara dedaunan kamboja
dan aku tetaplah mati
ditengah hembusannya
Share: