Per-Empu-an Malam: tu(h)an, Aku Menghujatmu
malam semakin larut
saat anjing-anjing itu mulai kelaparan
dan matamu mulai menelanjangiku
aku tak mau
aku tak bisa
sinar merah mulai menghitam
tu(h)an,
aku percaya engkau yang menguasai hidup, mati dan rejekiku
tetapi kenapa
kau hancurkan aku dalam cumbu?
tu(h)an,
kau gadaikan mahkotaku
untuk kehidupanku
Malam ini pun masih sama
tu(h)an, bolehkah aku menghujatmu?