kemudian

kusibak lagi,
langit yang berisi awanawan mendung

kau tau?
rintik-rintik itu masih indah disana
masih menggantung
pada atap  yang tak berujung

camar-camar pun tetap terbang
tenang
tak berteduh dalam keluh
setia menanti hujan
yang siap  menghujam

di sini pun masih tertulis
"kemudian"


Share: