kubiarkan waktu luruh begitu saja
ditelan riuh kicau camar
pencari makan
menyibak tenang gelora samudra
aku linglung,
camar menangkap anganku yang membuyar
menjemput lamunku
"biar saja," kataku
camar-camar berebut makan
di sepanjang pagi
saat hati berhenti mati
:semoga senja nanti
camar-camar itu pergi
membawa sisa waktu yang mulai berlalu
kemudian.com