Kita

-pastikan saja langkahmu-


saat kutulis coretan ini
bukan bayangmu yang kulihat
tapi bayang kita
berubah kata
terangkai dalam asa

bak seruling dan sang petani
bernyanyi
menggantung nada
di setiap birama

saat kutulis coretan ini
bukan aku atau kamu
tapi kita
(Playen, Juli 2010)
Share: