seketika semua menjadi hujan
meninggalkan sajak gerimis
dan tak pernah kembali
menghilang menjemput mimpi
aku dan kamu adalah bayang-bayang
yang akan tertutup mega mendung
jadi tanah lumpur di sawah tadah hujan
semoga padi tumbuh menguning
tetap setia akan cintanya
meski terlalu cepat
tak aku sesali
pernah menjadi alang-alang
di sawah itu
tumbuh subur karena gerimis
terderet dipinggir-pinggir
dan tersingkir
terbuang,
diantara pakan lembu
dan hanya menjadi pupuk
ladang kering
saat kemarau telah bertandang
menunggu gerimis dan hujan
bersama daun-daun kering
terbawa angin
dan entah kemana mereka akan berhenti
mengarungi kehidupan
dengan sajak belalang